发布时间:2025-05-26 02:44:27 来源:quickq好用不好用 作者:时尚
Snake fruit alias salak ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun ada juga efek sampingnya. Apa yang terjadi pada tubuh jika makan salaksetiap hari?
Salak berasal dari genus Salacca yang merupakan jenis buah palem di Asia Tenggara. Buah satu ini memiliki keunikan berupa kulit bersisik dan tajam menyerupai sisik ular.
Rasa manis, asam, dan agak sepat membuat salak begitu nikmat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
|
Salak bukan hanya dikenal karena cita rasanya yang unik, tetapi juga karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Buah ini kaya akan senyawa fenolik, flavonoid, dan monoterpenoid yang bermanfaat bagi kesehatan.
Berikut ini beberapa manfaat makan buah salak, mengutip berbagai sumber.
Salak mengandung kalium, beta-karoten, dan pektin yang dapat merangsang aliran darah ke otak.
Nutrisi di atas berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif dan memperkuat daya ingat, sehingga baik untuk menjaga kesehatan otak.
Penelitian menunjukkan bahwa salak dapat meningkatkan stamina dan merangsang metabolisme tubuh. Dengan demikian, salak dapat memberikan dorongan energi yang signifikan untuk mendukung aktivitas harian.
![]() |
Kandungan serat yang tinggi dalam salak membuatnya efektif dalam membantu menurunkan berat badan. Serat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.
Kalium yang terdapat dalam salak membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi ketegangan pada arteri dan pembuluh darah. Hal ini dapat meringankan beban pada sistem kardiovaskular dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Salak kaya akan beta-karoten, antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Konsumsi salak secara teratur dapat menurunkan risiko perkembangan katarak dan degenerasi makula.
Salak juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Cuka salak yang kaya akan polifenol telah terbukti memperbaiki profil lipid dan menurunkan kadar glukosa darah, sehingga membantu mengelola diabetes dengan lebih baik.
Salak telah lama digunakan oleh masyarakat Asia sebagai obat tradisional untuk meredakan maag. Khasiat ini membuat salak menjadi bagian penting dari pola makan mereka selama berabad-abad.
Sebenarnya Anda bisa mengonsumsi buah ini sebanyak yang Anda suka. Hanya saja, dalam beberapa kasus, konsumsi berlebihan bisa memicu beberapa masalah kesehatan terutama pencernaan.
Berikut beberapa efek samping makan salak jika dikonsumsi berlebihan, merangkum berbagai sumber.
Salak tinggi kandungan serat. Dalam 100 gram (g) salak mengandung sekitar 0,3 g serat total.
Terlalu banyak serat membuat tubuh jadi kekurangan nutrisi karena kemampuan penyerapan nutrisi terganggu. Serat dapat mengikat mineral termasuk kalsium, seng, dan zat besi.
Serat membuat gerakan usus lebih besar dan lebih padat. Mengutip dari Medical News Today, serat bisa mendorong fermentasi dan pembentukan gas. Asupan serat berlebihan sering memicu kembung karena kelebihan gas.
Kebanyakan salak memiliki rasa sepat yang khas. Buat orang yang kurang terbiasa, rasa sepat ini bisa dikurangi dengan mengupas lapisan tipis bening pada tiap lobus buah.
Hanya saja, sebagian orang meyakini mempertahankan lapisan tipis ini bisa membantu melancarkan pencernaan. Namun, terlalu banyak mengonsumsi lapisan ini juga bisa mengakibatkan sembelit.
Buat beberapa orang yang memiliki riwayat atau memang sedang mengalami masalah pencernaan, sebaiknya memperhatikan porsi konsumsi salak.
Menukil dari Herbpathy, orang dengan masalah tukak lambung, sembelit, tifus, dan luka pada lambung sebaiknya menghindari salak sebab bisa membuat masalah pencernaan kambuh atau semakin parah.
Demikian beberapa efek samping makan salak berlebih yang perlu diketahui.
(isn/isn)相关文章
随便看看